Topik 2:
SISTEM BASIS DATA
A.Pendahuluan
Dalam Era Global saat ini Sistem Informasi
Manajemen merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suatu organisasi dimana
sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan
masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan
tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.sistem manajemen basis data merupakan
perangkat lunak yang dapat di gunakan untuk mendefinisikan, menciptakan,
mengelola dan mengendalikan pengaksesan basis data. Tugas dari sistem manajemen
basis data adalah menyediakan lingkungan yang nyaman dan efisien untuk penyimpanan
dan pengambilan data dari basis data. Pengelolaan manajemen basis data
membutuhkan suatu perangkat / tools untuk dapat mengelolanya, sehingga
manajemen basis data dapat terus dikelola dan terus ditingkatkan kinerjanya.
Dengan adanya sistem informasi maka suatu organisasi akan berusaha untuk lebih
kompetitif dan efisien yang pada akhirnya menambah nilai untuk mendapatkan,
mengubah dan mendistribusikan informasi dengan tujuan meningkatkan pengambilan
keputusan, meningkatkan kirnerja organisasi dalam mencapai tujuan
organsisasinya.
B.Pengertian
System ,Basis Data dan Sistem Basis Data:
Sistem adalah suatu kesatuan utuh yang terdiri dari beberapa bagian yang saling
berhubungan dan berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu
sedangkan Basis Data adalah sekumpulan data yang saling berelasi ,kemudian
adapun yang di maksud Sistem basis data adalah Sebuah tatanan yang terdiri atas sejumlah komponen
fungsional (dengan satuan fungsi/tugas tertentu) yang saling berhubungan dan
secara bersama-sama bertujuan untuk memenuhi suatu proses / pekerjaan
tertentu.Merupakan sistem yang terdiri atas kumpulan file (tabel) yang saling
berhubungan (dalam sebuah basis data di sebuah komputer) dan sekumpulan program
(DBMS) yang memungkinkan beberapa pemakai dan atau program yang lain untuk
mengakses dan mengakses dan memanipulasi file-file tersebut.
C.Komponen Utama SBD:
1. Hardware
Biasanya berupa perangkat komputer standar, media penyimpan sekunder dan media komunikasi untuk sistem jaringan.
Biasanya berupa perangkat komputer standar, media penyimpan sekunder dan media komunikasi untuk sistem jaringan.
2.Operating
System
Yakni merupakan perangkat lunak yang memfungsikan, mengendalikan seluruh sumber daya dan melakukan operasi dasar dalam sistem komputer. Harus sesuai dengan DBMS yang digunakan.
Yakni merupakan perangkat lunak yang memfungsikan, mengendalikan seluruh sumber daya dan melakukan operasi dasar dalam sistem komputer. Harus sesuai dengan DBMS yang digunakan.
3.Database
Yakni basis data yang mewakili sistem tertentu untuk
dikelola. Sebuah sistem basis data bisa terdiri dari lebih dari satu basis
data.
4. DBMS (Database Management System)
Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola basis
data. Contoh kelas sederhana: dBase, Foxbase, Rbase, MS. Access, MS. Foxpro,
Borland Paradox. Contoh kelas kompleks: Borland-Interbase, MS. SQL Server,
Oracle, Informix, Sybase.
5. User ( Pengguna Sistem Basis Data )
Orang-orang yang berinteraksi dengan sistem basis data,
mulai dari yang merancang sampai yang menggunakan di tingkat akhir.
6. Optional Software
Perangkat lunak pelengkap yang mendukung. Bersifat
opsional.
D.Abstraksi Data:
Salah satu tujuan dari DBMS adalah untuk menyediakan
fasilitas/antarmuka (interface) kepada user.untuk itu system tersebut akan
menyembunyikan detail tentang bagaimana data disimpan dan dipelihara, sehingga
data yang terlihatoleh user sebenarnya berbeda dengan yang tersimpan secara
fisik.Abstraksi data merupakan tingkatan-tingkatan pengguna dalam memandang
bagaimana sebenarnya data diolah dalam sebuah sistem database sehingga
menyerupai kondisi yang sebenarnya dihadapi oleh pengguna sehari-hari.. Sebuah
DBMS seringkali menyembunyikan detail tentang bagaimana sebuah data disimpan
dan dipelihara (diolah) dalam sebuah sistem database, dengan tujuan untuk
memudahkan pengguna dalam menggunakan DBMS tersebut. Karena itu seringkali data
yang terlihat oleh pemakai sebelumnya berbeda dengan yang tersimpan secara
fisik.
Bagian-nagian
penyusun abstraksi data Terdiri dari 3 level, yaitu :
1.Level
Fisik
Merupakan
level terendah dalam abstraksi data, yang menunjukkan bagaimana sesungguhnya
suatu data disimpan. Melalui level ni, pemakai dapat melihat gambaran struktur
datanya secara terperinci.Pada level ini, pemakai berurusan dengan data sebagai
teks, sebagai angka atau bahkan himpunan bit data.
2.
Level Konseptual (Conseptual Level)
Merupakan
level berikutnya yang menggambarkan data yang disimpan dalam basis data serta
hubungan anatar data. Pada level ini pemakai dapat mengetahui misalnya data
pegawai yang disimpan/direpresentasikan dalam beberapa file/tabel, seperti file
pribadi, file pendidikan, file pekerjaan, dll.
3.Level
View (Level Level)
Merupakan
level tertinggi dari abstraksi data yang hanya menunjukkan sebagian dari basis
data. Para user umumnya hanya membutuhkan sebagian data/informasi dalam basis
data yang kemunculannya di mata user diatur oleh aplikasi end-user. Kegunaan
level ini adlah untuk menyederhanakan interaksi antara pemakai (user) dengan
sistem.
![]() |
E.Manfaat
SBD
Adapun manfaat
penggunaan DMBS adalah:
1.Controlling Redundancy-Redundancy: duplikasi data,
penyimpanan data secara berulang.-Redudancy salah satu syaratlarangandalam
database relasional,karena akan menimbulkaninconsistensidata.-Dengancontrolling
redundancy, selain akan meningkatkanperformancequery juga
menjagakonsistensidata.
2.Restricting Unauthorized Access-Memberikan
pengaturan hak akses / batasan akses user database
3.Providing Persistent Storage for Program
Objects-Menyediakan ruang penyimpanan khusus untuk obyek-obyek program(ex.
Object-Oriented Database system yang menyimpan obyek-obyekpemrograman berbasis
obyek).
Manfaat Basis Data:
•Providing Storage Structures for Efficient Query
Processing-Menyediakan struktur penyimpanan yang bagus untukefisiensi proses
query.
•Providing Backup and Recovery•
Providing Multiple User Interface
•Representing Complex Relationship among Data
•Enforcing Integrity Constraints•
Permitting Inferencing and Actions using
Rules-Menyediakan actions khusus berdasarkan rules (aturan)yang telah
ditetapkan dalam sistem database
.•Additional Implications of using the Database
Approach-Flexible, up-to-date data, ekonomis, dll.
Daftar Pustaka:
1.nurhaeda-document.blogspot.com/2011/01/makalah-sistem-manajemen-basis-data.html
2.Susilo,joko.Sistem Basis Data Dalam Artian
Luas,Jakarta 2001.Hal 3.
3.Livebeta.kaskus.co.id

0 komentar:
Posting Komentar