TOPIK 3:




A.Pendahuluan
    Data atau informasi geografi, yang diturunkan dari peta-peta tematik, pengukuran pada umumnya mengandung lebihdari satu atribut yang diasosiasikan dengan lokasi spasialnya.Sebagai contoh, properties pemukiman yang menjadi daya tarikadalah area, lahan, sifat kesuburan tanah, dsb. Atribut-atributtambahan ini disebut sebagai entities non-spasial dari basi dataspasial.Basis data spasial mendeskripsikan sekumpulan entity baik yangmemiliki lokasi atau posisi yang tetap maupun yang tidak tetap(memiliki kecenderungan buntuk berubah, bergerak, atauberkembang). Tipe-tipe entity spasial ini memiliki propertiestopografi dasar yang meliputi lokasi, dimensi dan bentuk(shape). Hampir semua SIG memiliki campuran tipe-tipe entityspasial dan non-spasial. Tetapi, tipe-tipe entity nonspasial tidakmemiliki properties topografi dasar lokasi.

B.1.Pengertian Entitas
   Entitas adalah obyek yang ada (eksis) & berbeda dengan obyek lain.



B.2.Contoh Entitas
 COntoh Contoh : entitas  mahasiswa, atributnya terdiri dari NIM, nama, alamat,     tanggal lahir……. Rumah sakit : pasien, dokter, perawat.



C.1.Pengertian Record
      Record/Tuple adalah Kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entitas secara lengkap. Satu record mewakili satu data atau informasi.
C.2.Contoh Record:
      misalnya nama, alamat dan lain sebagainya. Kumpulan dari field membentuk suatu record.

D.Elemen-elemen Entitas
1.Attribute. Setiap entitas mempunyai karakterisik tertentu yang dinamakan dengan atribut. Contoh dari attribute adalah EmployeeName, Customer Name, Employee ID, dan Customer ID,
2.Identifier merupakan nama attribute yang digunakan untuk mengidentifikasi entity. Ada tiga jenis identifier, yaitu Primary Key,Secondary Key, dan Foreign Key. Dalam penulisan skripsi ini hanya menggunakan Primary Key dan Foreign Key. (a) Primary Key merupakan suatu kode identifikasi yang bersifat unik yang ditunjukkan oleh masing-masing record dalam sistem. Tujuan dariprimary key adalah untuk menunjukkan lokasi tiap catatan di dalam suatu file mengenai catatan-catatan serupa. (b) Foreign Key merupakan attribute yang merupakan primary key dari relasi lain yang ditarik/dihubungkan ke suatu relasi.

 3.Atribut adalah deskripsi data yang bisa mengidentifikasi entitas yang membedakan entitas  tersebut dengan entitas yang lain. 
 
 4.Data Value (Nilai Data) adalah Data Value adalah data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data, elemen, atau atribut. Atribut nama pegawai menunjukan tempat dimana informasi nama karyawan disimpan, nilai datanya misalnya adalah Anjang, Arif, Suryo, dan lain-lain yang merupakan isi data nama pegawai tersebut.

5.File/Tabel adalah Kumpulan record sejenis yang mempunyai panjang elemen yang sama, atribut yang sama, namun berbeda nilai datanya.


E.Pengertian Relasi.
   Relasi adalah komponen utama ke dua dalam diagram ER adalah relation.relation atau relasi akan memperlihatkan adanya bentuk hubungan di sejumlah entititas.

F.Relasi Antar Entitas.
 1 Satu ke satu (One to one)
Hubungan relasi satu ke satu yaitu setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B. atau Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B, begitu pula sebaliknya.


2. Satu ke banyak (One to many)

Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi setiap entitas pada entitas B hanya dapat berhubungan dengan satu entitas pada himpunan entitas A.

3. Banyak ke banyak (Many to many)

Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B dan demikian pula sebaliknya.




Daftar Pustaka:
2.      2.Susilo,joko.Entitas basis Data,Jakarta 2005.Hal 34-39
3.      http://putraaldy.blogspot.com/2012/02/pengertian-basis-data.html




Topik 2:

SISTEM BASIS DATA

 

A.Pendahuluan
      Dalam Era Global saat ini Sistem Informasi Manajemen merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suatu organisasi dimana sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.sistem manajemen basis data merupakan perangkat lunak yang dapat di gunakan untuk mendefinisikan, menciptakan, mengelola dan mengendalikan pengaksesan basis data. Tugas dari sistem manajemen basis data adalah menyediakan lingkungan yang nyaman dan efisien untuk penyimpanan dan pengambilan data dari basis data. Pengelolaan manajemen basis data membutuhkan suatu perangkat / tools untuk dapat mengelolanya, sehingga manajemen basis data dapat terus dikelola dan terus ditingkatkan kinerjanya. Dengan adanya sistem informasi maka suatu organisasi akan berusaha untuk lebih kompetitif dan efisien yang pada akhirnya menambah nilai untuk mendapatkan, mengubah dan mendistribusikan informasi dengan tujuan meningkatkan pengambilan keputusan, meningkatkan kirnerja organisasi dalam mencapai tujuan organsisasinya.


B.Pengertian System ,Basis Data dan Sistem Basis Data:
   Sistem adalah suatu kesatuan utuh yang terdiri dari beberapa bagian yang saling berhubungan dan berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu sedangkan Basis Data adalah sekumpulan data yang saling berelasi ,kemudian adapun yang di maksud Sistem basis data adalah Sebuah tatanan  yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional (dengan satuan fungsi/tugas tertentu) yang saling berhubungan dan secara bersama-sama bertujuan untuk memenuhi suatu proses / pekerjaan tertentu.Merupakan sistem yang terdiri atas kumpulan file (tabel) yang saling berhubungan (dalam sebuah basis data di sebuah komputer) dan sekumpulan program (DBMS) yang memungkinkan beberapa pemakai dan atau program yang lain untuk mengakses dan mengakses dan memanipulasi file-file tersebut.
C.Komponen Utama SBD:
1. Hardware
    Biasanya berupa perangkat komputer standar, media penyimpan sekunder dan media   komunikasi untuk sistem jaringan.
2.Operating System
Yakni merupakan perangkat lunak yang memfungsikan, mengendalikan seluruh sumber daya dan melakukan operasi dasar dalam sistem komputer. Harus sesuai dengan DBMS yang digunakan.
3.Database
Yakni basis data yang mewakili sistem tertentu untuk dikelola. Sebuah sistem basis data bisa terdiri dari lebih dari satu basis data.

4. DBMS (Database Management System)
Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola basis data. Contoh kelas sederhana: dBase, Foxbase, Rbase, MS. Access, MS. Foxpro, Borland Paradox. Contoh kelas kompleks: Borland-Interbase, MS. SQL Server, Oracle, Informix, Sybase.
5. User ( Pengguna Sistem Basis Data )
Orang-orang yang berinteraksi dengan sistem basis data, mulai dari yang merancang sampai yang menggunakan di tingkat akhir.
6. Optional Software
Perangkat lunak pelengkap yang mendukung. Bersifat opsional.

D.Abstraksi Data:
    Salah satu tujuan dari DBMS adalah untuk menyediakan fasilitas/antarmuka (interface) kepada user.untuk itu system tersebut akan menyembunyikan detail tentang bagaimana data disimpan dan dipelihara, sehingga data yang terlihatoleh user sebenarnya berbeda dengan yang tersimpan secara fisik.Abstraksi data merupakan tingkatan-tingkatan pengguna dalam memandang bagaimana sebenarnya data diolah dalam sebuah sistem database sehingga menyerupai kondisi yang sebenarnya dihadapi oleh pengguna sehari-hari.. Sebuah DBMS seringkali menyembunyikan detail tentang bagaimana sebuah data disimpan dan dipelihara (diolah) dalam sebuah sistem database, dengan tujuan untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan DBMS tersebut. Karena itu seringkali data yang terlihat oleh pemakai sebelumnya berbeda dengan yang tersimpan secara fisik.
Bagian-nagian penyusun abstraksi data Terdiri dari 3 level, yaitu :
1.Level Fisik
Merupakan level terendah dalam abstraksi data, yang menunjukkan bagaimana sesungguhnya suatu data disimpan. Melalui level ni, pemakai dapat melihat gambaran struktur datanya secara terperinci.Pada level ini, pemakai berurusan dengan data sebagai teks, sebagai angka atau bahkan himpunan bit data.
2. Level Konseptual (Conseptual Level)
Merupakan level berikutnya yang menggambarkan data yang disimpan dalam basis data serta hubungan anatar data. Pada level ini pemakai dapat mengetahui misalnya data pegawai yang disimpan/direpresentasikan dalam beberapa file/tabel, seperti file pribadi, file pendidikan, file pekerjaan, dll.
3.Level View (Level Level)
Merupakan level tertinggi dari abstraksi data yang hanya menunjukkan sebagian dari basis data. Para user umumnya hanya membutuhkan sebagian data/informasi dalam basis data yang kemunculannya di mata user diatur oleh aplikasi end-user. Kegunaan level ini adlah untuk menyederhanakan interaksi antara pemakai (user) dengan sistem.















E.Manfaat SBD
   Adapun manfaat penggunaan DMBS adalah:
1.Controlling Redundancy-Redundancy: duplikasi data, penyimpanan data secara berulang.-Redudancy salah satu syaratlarangandalam database relasional,karena akan menimbulkaninconsistensidata.-Dengancontrolling redundancy, selain akan meningkatkanperformancequery juga menjagakonsistensidata.
2.Restricting Unauthorized Access-Memberikan pengaturan hak akses / batasan akses user database
3.Providing Persistent Storage for Program Objects-Menyediakan ruang penyimpanan khusus untuk obyek-obyek program(ex. Object-Oriented Database system yang menyimpan obyek-obyekpemrograman berbasis obyek).

Manfaat Basis Data:
•Providing Storage Structures for Efficient Query Processing-Menyediakan struktur penyimpanan yang bagus untukefisiensi proses query.
•Providing Backup and Recovery•
Providing Multiple User Interface
•Representing Complex Relationship among Data
•Enforcing Integrity Constraints•
Permitting Inferencing and Actions using Rules-Menyediakan actions khusus berdasarkan rules (aturan)yang telah ditetapkan dalam sistem database
.•Additional Implications of using the Database Approach-Flexible, up-to-date data, ekonomis, dll.

Daftar Pustaka:
1.nurhaeda-document.blogspot.com/2011/01/makalah-sistem-manajemen-basis-data.html
2.Susilo,joko.Sistem Basis Data Dalam Artian Luas,Jakarta 2001.Hal 3.
3.Livebeta.kaskus.co.id
    

Topik 1 :




Konsep Data,Basis Data Dan Abstraksi Data

A.Pendahuluan:
Dewasa ini penggunaan komputer sebagai media pengaturan dan penyimpanan data dan informasi sudah semakin sering digunakan oleh berbagi macam instansi, mulai dari yang kecil hingga yang sudah berskala besar. Sehingga penggunaan sistem database tidak bisa di hindari lagi. Database sendiri adalah kumpulan dari berbagai data/informasi yang saling berhubungan satu sama lain, disimpan di dalam perangkat keras (komputer) secara sistematis sehingga dapat diolah menggunakan perangkat lunak. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system atau disingkat DBMS). Dengan adaya sistem database ini diharapkan pengelolaan data dan informasi dapat lebih terstruktur dan mudah untuk dimengerti. Selain itu dengan adanya sistem database ini kita juga mendapat beberapa manfaat seperti Kecepatan dan Kemudahan (Speed), Efisiensi Ruang Penyimpanan (Space), Keakuratan (Accuracy), Keamanan (Security), dan Kebersamaan Pemakaian (Sharebility

    
B.Pengertian Data:

   Data adalah catatan atas kumpulan fakta. Data merupakan bentuk jamak dari datum yang berasal dari bahasa Latin yang berarti “sesuatu yang diberikan”. Data sangatlah berguna bagi kehidupan manusia , data dapat berbetuk file tulisan, angka-angka, gambar, musik, ataupun video. Terdapat banyak jenis dan data diantaranya Boolean,Char,Byte,Short,Int,Long,Float.


C.Teknik Pengumpulan Data
     Dalam mendapatkan data ada beberapa cara untuk mencari data seperti berikut ini :

1.Tinjauan literatur dan konsultasi dengan ahli
   Saat pertama kita menentukan data apa yang kita cari diawali dengan mecari informasi-informasi yang berhubungan dengan masalah penilitian. Informasi tersebut dapat diperoleh dari literature dari para ahli-ahli. Melalui usaha-usaha ini peneliti berusaha memahami benar-benar isu penelitian, konsep, dan variable-variabel yang dipergunakan oleh peneliti lain dalam mempelajari hal yang serupa di masa lalu, dan hipotesis-hopotesis yang pernah diteliti pada waktu lalu. Perlu juga dipahami ciri-ciri orang yang menjadi responden kita dalam penelitian.

2.Mempelajari dan melakukan pendekatan terhadap kelompok masyarakat di mana data akan dikumpulkan.
   Cara ini digunakan agar peneliti yang bersangkutan dapat diterima saat mencari informasi di dalam kelompok masyarakat itu dan memahami berbagai kebiasaan yang berlaku di dalamnya. Untuk itu perlu dikaitkan pendekatan terhadap tokoh-tokoh yang bersangkutan. Membina dan memanfaatkan hubungan yang baik dengan responden dan lingkungannya. Disini dalam mencari informasi yang berhubungan dengan masyarakat peneliti perlu mempelajari kebiasaan-kebiasaan respondennya termasuk cara mereka berpikir, cara mereka melakukan sesuatu, bahasa yang dipergunakan, waktu luang mereka, dan sebagainya.

3.Uji coba atau pilot study
   Pengumpulan data didahului dengan uji coba instrumen penelitian pada sekelompok masyarakat yang merupakan bagian dari populasi yang bukan sample. Maksudnya untuk mengetahui apakah instrument tersebut cukup handal atau tidak, komunikatif, dapat dipahami, dan sebagainya

4.Merumuskan dan menuyusun pertanyaan
    Setelah hasil uji coba itu dipelajari, disusunlah instrumen penelitian dalam bentuknya yang terakhir berupa pertanyaan-pertanyaan yang relevan dengan tujuan penelitian. Pertanyaan itu harus dirumuskan sedemikian rupa sehingga ia mengandung makna yang signifikan .

5.Mencatat dan memberi kode (recording and coding)
   Melalui instrumen penelitian yang telah dipersiapkan, dilakukan pencatatan terhadap data yang dibutuhkan dari setiap responden. Informasi-informasi yang diperoleh dari pencatatan ini diberi kode guna memudahkan proses analisis.


*INFORMASI

    Informasi Perlu setelah kita mencari data,adapun yang di maksud dengan Informasi adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat. Jadi ada suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi == input - proses – output .Informasi mempunyai Perbedaan dengan data, relatif tergantung pada nilai gunanya bagi manajemen yang memerlukan. Suatu informasi bagi level manajemen tertentu bisa menjadi data bagi manajemen level di atasnya, atau sebaliknya.Data memerlukan Basis Data untuk disimpan secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.


D.Jenis-Jenis Basis Data
     Jenis-Jenis Basis Data Menurut pengaksesannya, basis data dibedakan menjadi empat jenis, yaitu :

1. Basis data individual
    Basis data individual adalah basis data yang digunakan oleh perseorangan.Biasanya basis data seperti ini banyak dijumpai dilingkungan PC. Visual dBASE, Corel Paradox, dan Filemaker Pro merupakan contoh perangkat lunak yang biasa digunakan untuk mengelola basis data untuk kepentingan pribadi.

2. Basis data perusahaan
    Basis data perusahaan adalah basis data yang dimaksudkan untuk diakses oleh sejumlah pegawai dalam sebuah perusahaan dalam sebuah lokasi. Basis data seperti ini disimpan dalam sebuah server dan para pemakai dapat mengakses dari masing-masing komputer yang berkedudukan sebagai client.

3. Basis data terdistribusi
    Basis data terdistribusi adalah basis data yang disimpan pada sejumlah komputer yang terletak pada beberapa lokasi. Model seperti ini banyak digunakan bank yang memiliki sejumlah cabang di pelbagai kota dan melayani transaksi perbankan yang bersifat online.

4. Basis data publik
    Basis data publik adalah basis data yang dapat diakses oleh siapa saja (publik). Sebagai contoh, banyak situs web (misalnya yahoo dan about.com) yang menyediakan data yang bersifat publik dan dapat diambil siapa saja secara gratis. Namun adakalanya seseorang harus menjadi anggota dan membayar iuran untuk memperoleh data publik.

E.Manfaat Dan Tujuan Basis Data:
   Basis Data mempunyai Tujuan Dan Manfaat. Tujuan utama dalam pengolahan data dalam sebuah basis data adalah agar kita dapat memperoleh data yang kita cari dengan mudah dan cepat (Fathansyah,1999). Pemanfaatan basis data dilakukan dengan tujuan yaitu:

1.Kecepatan dan kemudahan (Speed ) 
   Pemanfaatan Database memungkinkan kita untuk dapat menyimpan data atau melakukan perubahan ( manipulasi ) dan menampilkan kembali data tersebut dengan cepat dan mudah, dari pada kita menyimpan data secara manual.

2.Efisien ruang penyimpanan (Space )
   Dengan Database penggunaan ruang penyimpanan data dapat dilakukan karena kita dapat melakukan penekanan jumlah pengulangan data dengan menerapkan sejumlah pengkodean .

3.Keakuratan (Acuracy)
   Pemanfatan pengkodean atau pembentukan relasi antar data dengan penerapan aturan atau batasan tipe data dapat diterapkan dalam Database yang berguna untuk menentukan ketidakakuratan pemasukan atau penyimpanan.

4.Keamanan (Security)
   Dalam sejumlah sistem ( apilkasi ) pengelolah database tidak menerapkan aspek keamanan dalam penggunaan database. Tetapi untuk sistem yang besar dan serius, aspek keamanan juga dapat diterapkan. Dengan begitu kita dapat menentukan siapa yang boleh menggunakan database dan menentukan jenis operasi-operasi apa saja yang boleh dilakukan.

5.Terpeliharanya keselarasan data (Consitant)
   Apabila ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatis perubahan itu berlaku untuk keseluruhan

6.Data dapat dipakai secara bersama (shared)
   Data dapat dipakai secara bersama-sama oleh beberapa program aplikasi (secara batch maupun on-line) pada saat bersamaan.

7.Dapat diterapkan standarisasi (standardization)
   Dengan adanya pengontrolan yang terpusat maka DBA dapat menerapkan standarisasi data yang disimpan sehingga memudahkan pemakaian, pengiriman maupun pertukaran data.


F.Contoh Pemanfaatan Basis Data
    Secara lebih teknis/nyata, bidang-bidang fungsional yang telah umum memanfaatkan basis data demi efisiensi, akurasi dan kecepatan operasi.Contoh-Contoh penerapan Basis Data ialah:

1. Kepegawaian; untuk berbagai perusahaan yang memiliki banyak pegawai.

2. Pergudangan (inventori); untuk perusahaan manufaktur (pabrikan), grosir (reseller), apotik, dan lain-lain.

3. Akuntansi; untuk berbagai perusahaan.

4. Reservasi; untuk hotel, pesawat, kereta api, dan lain-lain.

5. Layanan Pelanggan (customer care); untuk perusahaan yang berhubungan dengan banyak pelanggan (bank,konsultan, dan lain-lain).

Sedangkan bentuk-bentuk organisasi/perusahaan yang memanfaatkan basis data (sebagai komponen sistem informasi dalam organisasi/perusahaan) dapat berupa :

1. Perbankan; dalam melakukan pengelolaan data nasabah/data tabungan/data pinjaman, pembuatan laporan-laporan akuntansi, pelayanan informasi pada nasabah/calon nasabah.

2. Asuransi; dalam melakukan pengelolaan data nasabah/data pembayaran premi, pemrosesan pengajuan klaim asuransi.

3. Rumah Sakit; dalam melakukan pengelolaan histori penyakit/pengobatan pasien, menangani pembayaran perawatan.

4. Produsen Barang; dalam melakukan pengelolaan data keluar-masuk barang (inventori).

5. Industri Manufaktur; dalam membantu pengelolaan pesanan barang, mengelola data karyawan.

6. Pendidikan/Sekolah; dalam melakukan pengelolaan data siswa, penjadualan kegiatan perkuliahan.

7. Telekomunikasi; dalam melakukan pengelolaan data administrasi kabel/data pelanggan, menangani gangguan,dan lain-lain.


Daftar Pustaka:
1.Muarif, Noor Ikhfan. Contoh Metode Pengumpulan Data : Mata Dunia , Pendidikan, Kudus 2012
2.Livebeta.kaskus.co.id
3.materibasisdata.blogspot.com/2010/10/penerapan-basis-data.html








Test 1,2,3 bapak -bapak dan Ibu Ibu sekalian